Minggu, 09 November 2014

Kalau bukan saya, siapa lagi?

Kata-kata yang sangat klise sebenarnya. tapi kadang-kadang kita terlalu berusaha menjadi heboh dan lebay, terlalu berusaha supaya kedengaran sok keren, tapi kemudian lupa akan esensi kenyataan yang ingin disampaikan.Dari pemikiran inilah kemudian saya kembali menghidupkan blog ini dan memutuskan untuk mulai menulis lagi. Terakhir kali menulis di blog ini tahun 2013. dan saat itu judul blog ini benar-benar mebuat saya tersenyum saat kembali membukanya. Tapi siapapun pasti punya sebuah masa dalam hidupnya yang "alay". Baik, mari kembali ke esensi. saya ingin membuat blog ini sebagai wadah dari pemikiran-pemikiran saya terhadap politik. yang memang merupakan bidang yang sangat saya cintai. Sebelum berbicara tentang perpolitikan bangsa ini, dan segala hiruk pikuk yang terjadi didalamnya, saya ingin mengeluhkan sesuatu tentang politik. Saya merasa miris dengan generasi muda sekarang yang sudah tidak mengangggap politik sebagai urusan yang penting. kebanyakan dari mereka justru menganggap politik sebagai penyakit menular yang menjijikkan. Setiap orang mendengar kata-kata politik, pasti yang terlintas pertama kali dibenak mereka adalah hal-hal negatif terlebih dahul. Politik ktorlah, politik busuk lah, politik memuakkan lah, dan sebaginya. Sebenarnya tidak salah kalau sebagian orang berpikir demikian, karena memang seperti itulah politik digambarkan. penuh dengan tipu muslihat, intrik dan konflik kepentingan. Opini hasil bentukan orde baru yang membuat kita takut bersentuhan dengan segala sesuatu tentang politik masih belum luntur sepenuhnya. Saat saya melakukan wawancara dan penelitian lapangan, saya selalu menjumpai masyarakat yang menolak untuk diwawancara dengan alasan "takut". Saya tidak pernah tahu apa yang sebenarnya mereka takutkan. Jangankan bersedia diwawancara, begitu tahu saya mahasiswa, biasanya masyarakat itu langsung berubah dari ramah menjadi tidak ramah. Saya selalu kesal, apasih yang mereka takutkan? memangnya ini zaman orde baru? Demokrasi sudah memberikan kemewahan berupa kebebasan untuk berbicara, kenapa tidak kita manfaatkan? kenapa tidak kita gunakan untuk mengeluarkan apa yang tidak kita sukai dari pemerintahan ini? Bagaimana anda ingin sebuah pemerintahan yang bersih dan baik, kalau anda sendiri sebagai masyarakat merasa tidak penting untuk sekedar mengecek dan memeriksanya sendiri. Ayo lah teman-teman generasi muda. Mulailah membuka diri pada setiap proses politik bangsa ini. Bagaimanapun, bangsa ini akan diwariskan kepada kita kelak? Tidak mau kan mewarisi sebuah negara yang hampir hancur nantinya? Tidak mau kan kalau nanti tiba saatnya kita yang mengambil alih, sudah tidak ada lagi yang bisa diselamatkan dari negeri ini? Seorang teman mengatakan, "buat apa urusin politik, poltik aja gak ngurusin kita!" aduh, bagaimana mungkin politik gak ngurusin kita? Jelas-jelas setiap aspek kehidupan kita diatur oleh sebuah sistem politik. Saya bisa bebas menulis bebas di blog ini juga karena politik. Anda harus membayar pajak, harus punya ijazah untuk bisa mendapatkan pekerjaan, semua itu adalah hasil produk politik. Masih bisa bilang politik gak ngurusin kita?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar