Minggu, 09 November 2014
Aku awalnya buat blog ini karena aku termasuk orang yang sering menuliskan sesuatu ditiap momen yg aku alami. Lihat hujan, ngerasa galau sendiri, buka note handphone, ketik2.
Selain itu aku ini udah dari smp pengen jadi novelis,beberapa kali nyoba, terakhirnya selalu berhenti. Dengan berbagai alasan, mulai dari aku ngerasa novel itu terlalu sedih sampe aku gak sanggup Nyelesein, atau gak punya waktu karena sibuk kuliah, atau gak ada idea, sebenarnya yg paling jujur itu, karena malas, iya malas. Karena sesuatu bernama mood yg mengatur inspirasi seseorang.
Aku pernah dengar, katanya kalau memang sedang gak bisa nulis,coba aja nulis dengan kalimat itu, "aku lagi gak bisa nulis" nanti tulisan itu bakal berkembang juga.
Makanya, edengan segala kepedeanku yg masih tersisa, aku buat blog ini, aku bilang pede karena aku sama Sekali gak tahu apa2 soal dunia perblogan.
Tapi berdasar kata-kata tadi, kalo kamu ngerasa gak bisa ngeblog, mulailah dengan ketidaktahuan itu, nanti juga tahu sendiri *deeh berasa lagi buat akun motivasi -_-
Well,
aku cewek 20 tahun dan lagi jomblo, biasa nongkrong dikantin kampus, bukan supaya kelihatan gaul atau biar disangka aktifis kampus, tp karena kantin kampusku sangat memahami kondisi kantong anak kos, seperti aku ini. Sebelum kalian berasumsi blog ini blog kontak jodoh, lebih baik aku berhenti mendeskripsikan diri.aku memang suka ngelantur :D
Bingung dengan nana blog ini? Sama aku juga -_- itu adalah salah satu bukti kekepoanku. Karena keseringan twitteran dan memfollow akun-akun seperti @rintihanhaticewek @curhatancewek Dan akun2 khas jomblo teraniaya sepertiku.
Kehidupan kampusku mungkin sama seperti mahasiswa lainnya diseantero Indonesia, tapiI mana ada yg namanya sama persis, walaupun sama pasti beda, mesti beda Dan harus beda.
Kehidupan kampusku, ditemani dengan 5 orang yg Mau dicari dari segi apapun gak ADA kemiripannya.
Yg pertama namanya Ruth, cewek yg menganggap kulitnya seksotis sooyoung SNSD Dan mengklaim diri sebagai member kelima dari 2NE1. Yg fotonay bertebaran Di galeri hpku, Dan selalu merasa Suzanna lebih seram daripada dirinya.
Yang kedua namanya Sarah, cewek cantik yang berpikiran kalau cowok ganteng itu yg perutnya buncit plus brewokan. Sarah selalu merasa gak cantik setiap difoto Dan minta foto lagi. Terakhirnya aku Heran, kapan dia akan merasa cantik?
Yang ketiga, si abang ketua genk anak gaul. Yang ngaku-ngaku segenk sama cowok2 keren padahal segenknya sama cowok2 alien. Cowok yg masih sempat benerin poni waktu naik tyrex. Ngefans berat sama Christina Aguilera sampe ngefollow akun twitter Christina aguilera dari akun twitterku dan maksa buat ngeretweet semua twit Christina. Dan ini beneran, gak bohong sedikitpun. Namanya adalah Frans.
Yang Keempat si hantu gadget, yang merasa kegaulan seseorang harus diukur berdasarkan gadget yang dipakai oleh seseorang. Seseorang yang memakai Iphone 6 berarti hidup di tahun 2015. Yang memakai Samsung hidupnya di zaman 2005, yang memakai Motorolla hidup dizaman 90an, dan yang Nokia hidup di zaman Renaisans. Selalu merasa tersaingi dengan orang yang punya Iphone 6, karena Iphonenya sendiri masih Iphone 4. Nama si abang ini adalah Samuel, alias Muek.
Yang keempat, Albet. Sebut siapa saja, Aristoteles, Socrates, Roesseau, Lock, Archimedes, Pytagoras, Policarpus, eh, pokoknya yang tua-tuanya minta ampun deh, nah si Albet ini masih lebih tua (pemikirannya) dari mereka-mereka itu. Orang yang punya dua milyar cara untuk menjelaskan apa itu nasi goreng. Dialah filsuf yang lahir di zaman yang salah.
Besok-besok saya ceritakan lagi tentang mereka ini. yang walaupun anak politik aktivis akademisi anti hedonis, tapi masih sering ngumpul-ngumpul unyu dan cantik menunjukkan eksistensi diri.
Kalau bukan saya, siapa lagi?
Kata-kata yang sangat klise sebenarnya. tapi kadang-kadang kita terlalu berusaha menjadi heboh dan lebay, terlalu berusaha supaya kedengaran sok keren, tapi kemudian lupa akan esensi kenyataan yang ingin disampaikan.Dari pemikiran inilah kemudian saya kembali menghidupkan blog ini dan memutuskan untuk mulai menulis lagi. Terakhir kali menulis di blog ini tahun 2013. dan saat itu judul blog ini benar-benar mebuat saya tersenyum saat kembali membukanya. Tapi siapapun pasti punya sebuah masa dalam hidupnya yang "alay".
Baik, mari kembali ke esensi.
saya ingin membuat blog ini sebagai wadah dari pemikiran-pemikiran saya terhadap politik. yang memang merupakan bidang yang sangat saya cintai.
Sebelum berbicara tentang perpolitikan bangsa ini, dan segala hiruk pikuk yang terjadi didalamnya, saya ingin mengeluhkan sesuatu tentang politik.
Saya merasa miris dengan generasi muda sekarang yang sudah tidak mengangggap politik sebagai urusan yang penting. kebanyakan dari mereka justru menganggap politik sebagai penyakit menular yang menjijikkan. Setiap orang mendengar kata-kata politik, pasti yang terlintas pertama kali dibenak mereka adalah hal-hal negatif terlebih dahul. Politik ktorlah, politik busuk lah, politik memuakkan lah, dan sebaginya. Sebenarnya tidak salah kalau sebagian orang berpikir demikian, karena memang seperti itulah politik digambarkan. penuh dengan tipu muslihat, intrik dan konflik kepentingan. Opini hasil bentukan orde baru yang membuat kita takut bersentuhan dengan segala sesuatu tentang politik masih belum luntur sepenuhnya.
Saat saya melakukan wawancara dan penelitian lapangan, saya selalu menjumpai masyarakat yang menolak untuk diwawancara dengan alasan "takut". Saya tidak pernah tahu apa yang sebenarnya mereka takutkan. Jangankan bersedia diwawancara, begitu tahu saya mahasiswa, biasanya masyarakat itu langsung berubah dari ramah menjadi tidak ramah.
Saya selalu kesal, apasih yang mereka takutkan? memangnya ini zaman orde baru? Demokrasi sudah memberikan kemewahan berupa kebebasan untuk berbicara, kenapa tidak kita manfaatkan? kenapa tidak kita gunakan untuk mengeluarkan apa yang tidak kita sukai dari pemerintahan ini?
Bagaimana anda ingin sebuah pemerintahan yang bersih dan baik, kalau anda sendiri sebagai masyarakat merasa tidak penting untuk sekedar mengecek dan memeriksanya sendiri.
Ayo lah teman-teman generasi muda. Mulailah membuka diri pada setiap proses politik bangsa ini. Bagaimanapun, bangsa ini akan diwariskan kepada kita kelak? Tidak mau kan mewarisi sebuah negara yang hampir hancur nantinya? Tidak mau kan kalau nanti tiba saatnya kita yang mengambil alih, sudah tidak ada lagi yang bisa diselamatkan dari negeri ini?
Seorang teman mengatakan, "buat apa urusin politik, poltik aja gak ngurusin kita!"
aduh, bagaimana mungkin politik gak ngurusin kita? Jelas-jelas setiap aspek kehidupan kita diatur oleh sebuah sistem politik. Saya bisa bebas menulis bebas di blog ini juga karena politik. Anda harus membayar pajak, harus punya ijazah untuk bisa mendapatkan pekerjaan, semua itu adalah hasil produk politik. Masih bisa bilang politik gak ngurusin kita?
Langganan:
Postingan (Atom)